Refleksi Perjalanan 93 Tahun PSSI dan Mengenang Perjuangan Soeratin

by Redaksi
A+A-
Reset
Refleksi Perjalanan 93 Tahun PSSI dan Mengenang Perjuangan Soeratin

Sumbarpro

Hari ini, Rabu tanggal 19 April 2023, PSSI merayakan hari jadi yang ke-93 tahun. Merefleksi perjalanan organisasi ini tentu kita akan selalu mengenang perjuangan Ir. Soeratin Sosrosoegondo.

Dialah tokoh yang merupakan pendiri sekaligus ketua umum PSSI yang pertama selama sepuluh tahun pertama.

Soeratin menyelesaikan pendidikannya di Sekolah Teknik Tinggi di Heckelenburg, Jerman, pada tahun 1927 dan kembali ke tanah air pada tahun 1928.

Saat dia kembali, Soeratin bekerja pada sebuah perusahaan bangunan Belanda, Sizten en Lausada, yang berkantor pusat di Yogyakarta.

Di sana dia merupakan satu-satunya orang Indonesia yang duduk sejajar dengan komisaris perusahaan konstruksi besar itu.

Akan tetapi, didorong oleh semangat nasionalisme yang tinggi, dia kemudian memutuskan untuk mundur dari perusahaan tersebut.

Setelah berhenti dari Sizten en Lausada, Soeratin lebih banyak aktif di bidang pergerakan. Sebagai seorang pemuda yang gemar bermain sepak bola, dia menyadari kepentingan pelaksanaan butir-butir keputusan yang telah disepakati bersama dalam pertemuan para pemuda Indonesia pada tanggal 28 Oktober 1928 (Sumpah Pemuda).

Soeratin melihat sepak bola sebagai wadah terbaik untuk menyemai nasionalisme di kalangan pemuda sebagai sarana untuk menentang Belanda.

Untuk mewujudkan cita-citanya itu, Soeratin rajin mengadakan pertemuan dengan tokoh-tokoh sepak bola di Solo, Yogyakarta, dan Bandung. Pertemuan dilakukan dengan kontak pribadi secara diam-diam untuk menghindari sergapan Polisi Belanda (PID).

Kemudian, ketika mengadakan pertemuan di hotel kecil Binnenhof di Jalan Kramat 17, Jakarta, Soeri, ketua VIJ (Voetbalbond Indonesische Jakarta), dan juga pengurus lainnya, dimatangkanlah gagasan perlunya dibentuk sebuah organisasi sepak bola nasional.

Selanjutnya, pematangan gagasan tersebut dilakukan kembali di Bandung, Yogyakarta, dan Solo yang dilakukan dengan beberapa tokoh pergerakan nasional, seperti Daslam Hadiwasito, Amir Notopratomo, A. Hamid, dan Soekarno (bukan Bung Karno).

Sementara itu, untuk kota-kota lainnya, pematangan dilakukan dengan cara kontak pribadi atau melalui kurir, seperti dengan Soediro yang menjadi Ketua Asosiasi Muda Magelang.

Kemudian pada tanggal 19 April 1930, berkumpullah wakil dari VIJ (Sjamsoedin, mahasiswa RHS), BIVB – Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (Gatot), PSM – Persatuan sepak bola Mataram Yogyakarta (Daslam Hadiwasito, A. Hamid, dan M. Amir Notopratomo), VVB – Vortenlandsche Voetbal Bond Solo (Soekarno), MVB – Madioensche Voetbal Bond (Kartodarmoedjo), IVBM – Indonesische Voetbal Bond Magelang (E.A. Mangindaan), dan SIVB – Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (Pamoedji). Dari pertemuan tersebut, diambillah keputusan untuk mendirikan PSSI.

PSSI memang didirikan oleh para pemuda, yang sebagian ikut menghadiri kongres pemuda di Jakarta. Mengambil semangat dan tekad yang sama untuk perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Tantangan jaman memang berubah setelah 93 tahun. Tapi semangat kebangsaan yang menjiwai berdirinya PSSI tidak akan pernah berubah.

Itulah yang membedakan PSSI dengan federasi negara-negara lain. Selama 93 tahun dan seterusnya, PSSI akan selalu menjadi bagian integral dari kekuatan dan kebanggaan bangsa Indonesia.

“Selamat Ulang Tahun yang ke-93 untuk Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Harus terus bekerja dengan akal budi dan hati nurani,” kata Erick Thohir.

“Tidak ada kata terlambat untuk memberi solusi yang bernyali atas pekerjaan rumah sepakbola dalam negeri. Bersama mari kita wujudkan sepak bola Indonesia yang bersih dan berprestasi. Dirgahayu PSSI, jayalah sepakbola tanah air.”

Saat ini, kepengurusan baru dibawah pimpinan Ketua Umum Erick Thohir sedang fokus mempersiapkan tim U-22 untuk menghadapi SEA Games 2023, tanggal 5-17 Mei 2023.

Masyarakat Indonesia berdoa agar perjuangan skuad Garuda Nusantara di Kamboja nanti akan membuahkan hasil yang membanggakan. Membawa kebanggaan juga kehormatan bagi masyarakat, bangsa dan negara. Selamat ulang tahun PSSI ke-93. (ak/*)

Berita Terkait

©2023 – All Right Reserved.
Designed and Published by
PT Sumbarpro Jaya Media